Ibu Profesional,  Transcity

Transcity: Wahana Banana Boat

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh..

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Setelah mengajak para wisatawan kota imajinatif Transcity berpetualang bersama di wahana pertama Perahu Kano, Institut Ibu Profesional kembali mengajak wisatawan untuk bermain di wahana kedua, wahana Banana Boat. Wahana ini adalah lokasi bermain bersama seluruh wisatawan yang disiapkan oleh Balaikota Transcity.

Bila teman-teman pembaca ketinggalan informasi mengenai apa itu Transcity di Institut Ibu Profesional, informasinya dapat dibaca pada tautan berikut ini: Selamat Datang di Transcity

Seperti halnya wahana pertama, sebelum masuk ke wahana Banana Boat kami diminta untuk mengambil tiket masuk di hotel masing-masing. Jangan sampai tertinggal arena bermain yang ini! Sebab bagi calon mahasiswa kelas Bunda Cekatan yang kelasnya akan dibuka di akhir bulan Desember ini, wahana ini menjadi syarat wajib terakhir untuk mendapatkan tiket menuju hutan Kupu-kupu yang menjadi arena bermain dan belajar di kelas Bunda Cekatan.

Tiket wahana kedua Banana Boat. Sumber gambar: Institut Ibu Profesional

Cerita permainan di wahana pertama Perahu Kano dapat dibaca pada tautan berikut ini: Wahana Perahu Kano.

Pada tanggal 24 November lalu, para wisatawan diundang untuk mengikuti pengarahan di Balaikota bersama tour guide mbak Ratna Palupi dari Ibu Profesional regional Yogyakarta. Ternyata di wahana ini kami diajak untuk mengenal adab berkomunitas dan Code of Conduct Ibu Profesional. Apakah itu?

Ibu Profesional merupakan komunitas perempuan yang besar. Komunitas ini menawarkan edukasi, wadah bersosialisasi dan peningkatan kemampuan sesuai minat yang menjadi daya tarik bagi para perempuan di Indonesia. Setiap tahun pada saat pembukaan pendaftaran member baru jumlah pendaftarnya lebih dari ratusan. Membernya tersebar di seluruh Indonesia dan luar negeri. Membernya pun memiliki beragam latar belakang dan nilai-nilai kehidupan yang berbeda.

Untuk menjaga agar keanekaragaman yang menjadi kekayaan Ibu Profesional ini tidak menjadi gesekan dalam berkomunitas, maka pada tahun 2018 lalu Ibu Profesional mengeluarkan Code of Conduct. Para member biasa menyingkatnya dengan CoC. CoC ini merupakan sebuah pedoman berperilaku yang salah satu tujuannya adalah menjaga kemuliaan para member dengan memberikan rambu-rambu agar para member senantiasa melakukan perbuatan-perbuatan yang beradab dan bermartabat.

CoC ini tentunya istimewa sebab tidak semua komunitas memiliki aturan seperti ini. CoC berbeda dari anggaran dasar maupun anggaran rumah tangga yang biasanya kita temui bila bergabung dalam organisasi tertentu. Karena merupakan sebuah pedoman berperilaku, disini kita akan temui aturan yang menjelaskan perilaku apa saya yang tidak boleh dilakukan.

Pada prinsipnya di Ibu Profesional berlaku konsep: Semua boleh kecuali yang tidak boleh dilakukan. Apa saja yang tidak boleh dilakukan? Kalau tertarik silakan bergabung di Ibu Profesional ya. hehehehe..

Perilaku yang tidak dibolehkan ini manfaatnya luas terutama bila diterapkan juga di luar komunitas Ibu Profesional. Bila member meresapi, memahami dan membiasakan diri untuk terus menerapkan dalam kehidupan sehari-hari, maka kita akan berubah menjadi seseorang yang terjaga kemuliaan dan martabatnya. Dari seorang perempuan yang baik ini tentu saja akan tumbuh anak-anak yang baik sebab habit baik ini bila terus dicontohkan akan menular. Dari anak-anak yang baik ini maka akan muncul generasi-generasi penerus yang baik.

Di Ibu Profesional berlaku tiga buah pedoman perilaku, yaitu perilaku bermartabat, berbagi dan melayani serta integritas tinggi. Agar pedoman perilaku ini dimiliki oleh seluruh member Ibu Profesional maka CoC ini terus menerus diperkenalkan dan dibahas dalam seluruh kegiatan di komponen-komponen Ibu Profesional. Karena pembahasan ini dilaksanakan di komponen Institut Ibu Profesional, maka konteksnya banyak sekali berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar sebagai mahasiswa.

Semoga pengarahan yang diberikan oleh tour guide mbak Ratna Palupi kali ini menjadi modal utama yang menjaga semangat belajarku di kelas Bunda Cekatan. Tentunya juga dapat menjadi pengingat untuk selalu menjaga diri untuk melakukan hal-hal baik dan bermartabat.

-ameliasusilo-

Silakan tinggalkan komentar anda disini..