• Bunda Cekatan Michdichuns
    Bunda Cekatan

    Jurnal Bunda Cekatan Aliran Rasa Tahap Ulat

    Aliran rasa tahap Ulat di Bunda Cekatan batch 3 boleh ditulis setelah mengumpulkan jurnal. Jurnal di tahap Ulat yang terakhir adalah jurnal kedelapan. Jika teman-teman pembaca michdichuns ingin membacanya bisa langsung mencari tulisan yang dipublikasi kemarin, yaitu cerita tentang buddy.

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Aliran Rasa Tahap Kepompong

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Perjalanan belajar selama di tahap Kepompong berjalan lebih dari satu bulan. Harusnya durasi tahap ini adalah satu bulan atau 30 hari atau 4 pekan mengingat tantangan yang harus dijalani di tahap ini adalah tantangan 30 hari dan juga puasa 4 pekan. Tetapi karena tahap ini berjalan bersamaan dengan bulan Ramadan dan Idulfitri, maka di akhir tahap Kepompong ada liburan selama hampir 3 pekan yang kami lalui. Aliran rasa tahap Kepompong sesungguhnya berbeda dengan aliran-aliran rasa di tahap-tahap yang telah dilalui sebelumnya, yaitu tahap Telur dan tahap Ulat. Di tahap Kepompong ini aliran rasa tidak perlu dituliskan khusus dan dikumpulkan melalui tautan seperti biasanya. Kami diminta untuk…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Aliran Rasa Tahap Ulat

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.. Bismillahirrohmaaniirohiim.. Aha! Ternyata aku … Mampu melewati tahap ulat setelah dipertengahan jalan aku merasa cukup kesulitan. Kalimat ini ingin sekali aku teriakan keras-keras bila saja situasi dan kondisinya memungkinkan. Aku sangat berjuang untuk menuliskan jurnal perjalananku melewati tiap pekannya di tahap Ulat. Aku juga berusaha agar aku tidak tertidur dan mengumpulkan jurnal ini tepat waktu. Permasalahannya adalah aku menginginkan penulisan alur cerita yang runut di jurnal. Namun ternyata sumber daya yang kumiliki di pertengahan jalan tahap ulat ini menjadi terbatas. Diluar perkiraanku ternyata proses pindah rumah selama bulan Februari dan Maret lalu sungguh menguras energi. Kondisiku sebagai ibu yang juga sedang mengambil peran di ranah publik ternyata…

  • Ibu Profesional,  Transcity

    Transcity: Aliran Rasa Hotel Asyik

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.. Bismillahirrohmaanirrohiim.. Akhirnya saat yang sudah dinanti-nantikan sejak lulus kelas Bunda sayang lalu pun tiba. Jika aku berhasil mengumpulkan aliran rasa Hotel Asyik ini tepat waktu, insyaAllah mulai bulan depan aku bisa menjadi mahasiswa Institut Ibu Profesional kembali. Aku akan memasuki kembali tahap perkuliahan. Kali ini aku akan menjadi mahasiswa kelas Bunda Cekatan batch 2. Sejauh ini aku sudah berhasil mengumpulkan dua buah syarat utama, yaitu misi pertama di wahana Perahu Kano dan misi kedua di wahana Banana Boat. Apabila teman-teman belum membaca jurnalku di kedua wahana tersebut bisa langsung klik pada tautan dibawah ini ya: Misi pertama Transcity: Wahana Perahu Kano Misi kedua Transcity: Wahana Banana Boat…

  • Bunda Sayang,  Ibu Profesional

    Bunsay #5: Aliran Rasa

    Assalamualaikum warohmatulllahi wabarokatuh.. Bismillahirrohmaanirrohiim.. Level ini mengajak siswa kelas BunSay untuk mulai giat membaca. Salah satu cara untuk menstimulasi anak suka membaca adalah dengan melihat orang tuanya membaca buku. Khususnya bagi anak-anak yang masih kecil, ketika dia melihat, dia akan menyerap, kemudian akan mencontoh melakukan apa yang orang tuanya lakukan. Selain memberikan contoh, siswa juga boleh sambil mengobservasi keterampilan mendengar dan berbicara anak. Kedua keterampilan ini adalah bagian dari tahapan keterampilan yang sebaiknya dikuasai anak dengan baik sebelum menguasai keterampilan membaca. Ada apa di level 5 kelas Bunda Sayang bisa dibaca di postingan: Bunsay #5. Sebagaimana level-level kelas Bunda Sayang sebelumnya, tantangan yang dilakukan di level ini pun menarik. Kami…

  • Bunda Sayang,  Ibu Profesional

    Bunsay #4: Aliran Rasa

    Assalamalaikum.. Bismillahirrohmaanirrohiim.. Seperti yang sudah kita tahu, tidak semua anak dapat dilabeli memiliki dominan gaya belajar tertentu khususnya di usia yang masih dini. Pada usia seperti ini masih besar kemungkinannya untuk berubah-ubah. Belajar sambil bermain tentunya adalah cara yang saat ini paling menyenangkan untuk anakku. Dia menggunakan seluruh inderanya untuk belajar. Ketika aku menyiapkan proyek sesuai dengan tema mingguan dan aktivitas yang sudah kurencanakan, aku belum merencanakan sampai pada detil cara belajar apa yang akan aku observasi. Sementara ini sambil mengerjakan proyek atau sambil bermain maupun sambil berkegiatan sehari-hari, aku mencatat ciri-ciri muncul dan cara belajar yang lebih menyenangkan untuk D. Aku senang sekali ketika kami melakukan sesuatu bersama anakku…

  • Bunda Sayang,  Ibu Profesional

    Bunsay #2: Aliran Rasa

    Assalamualaikum.. Bismillahirrohmaanirrohiim.. Setelah level satu belajar bagaimana berkomunikasi yang produktif, saya merasa melatih kemandirian anak menjadi lebih mudah. Tahap awal sebelum saya melatih adalah tentunya saya mengkomunikasikan aktivitas yang akan dijalani. Kemudian, selama proses pelatihan tentunya teknik komunikasi produktif ini berperan dan membantu sekali bagi diri saya. Kunci dari latihan kemandirian anak ini adalah konsistensi dari saya sebagai ibunya ditambah support dan konsistensi suami. Saya mengakui sering kali hati kecil ini berbisik untuk tidak konsisten. Tergoda? Tentu saja.. Khususnya pada saat awal-awal latihan. Selama dua minggu target saya adalah melatih kemandirian seputar ganti baju. Minggu pertama saya melatih prosedur mengganti baju sendiri dan menaruh baju bekas pakai. Lalu, minggu kedua…

  • Bunda Sayang,  Ibu Profesional

    Bunsay #3: Aliran Rasa

    Assalamualaikum.. Bismillahirrohmaanirrohiim Aku suka sekali bermain sambil belajar di tantangan level 3 kali ini. Sebagai ibu aku bebas berkreasi apa saja selama proyek ataupun pembicaraan yang kulakukan bersama si kecil bermanfaat untuk melatih kecerdasannya. Awalnya aku bingung family project seperti apa yang dapat kami lakukan. Perlu waktu beberapa hari untuk akhirnya benar-benar memulai aktif menyetorkan tantangan. Menurutku saat itu, melatih kecerdasan perlu dikonsep, perlu ada tema, perlu beberapa pertimbangan. Tidak hanya kecerdasan intelektual saja yang harus dilatih tetapi juga spiritual, emosional, dan menghadapi tantangan. Karena kepingin ideal, maunya tiap hari bisa melatih keempatnya. Logikanya bisa sih sebenernya. Toh apa yang kita lakukan bersama si kecil sehari-hari dapat mencakup keempatnya. Ketika…

  • Catatan,  Ibu Profesional

    Belajar Menjadi Seorang Ibu

    Assalamualaikum.. Bismillahirrohmaanirrohiim.. Perkenalan saya pertama kali dengan Ibu Profesional adalah ketika saya melihat postingan teman di Instagram. Nama Institut Ibu Profesional sangat menarik untuk saya yang memang sedang mencari jati diri sebagai seorang ibu. Waktu itu saya diberi tahu akan ada pembukaan pendaftaran untuk kelas Matrikulasi agar dapat bergabung di komunitas Ibu Profesional. Kemudian saya mencari informasi melalui website Ibu Profesional. Setelah membaca informasi disana, saya langsung klik dan semangat sekali menunggu jadwal pendaftaran. Saya berharap komunitas ini dapat mendidik, membantu, dan menyemangati saya agar dapat menjadi seorang individu, istri, dan ibu yang baik. Apabila saya dapat berkontribusi untuk masyarakat disekitar maupun komunitas Ibu Profesional sendiri, maka itu adalah adalah…