Catatan

Sepatuku belum tentu cukup dikakimu

Jadi perempuan apalagi kalau udah mulai mendekati tanggal – tanggal bulanan itu mengkhawatirkan loh. Sebagian bawaannya sensi, sebagian bawaannya sedih, sebagian bawaannya pengen marah aja, sebagian bawaannya lemes, sebagian bawaannya ngantuk, sebagian bawaannya pengen ngemil terus, sebagian bawaannya… Hormon talks!

Apa hubungannya deh sama judul? Aku kayanya lagi jadi monster hormon! Bawaannya sensitip. Pas kebetulan load aktivitas harian lagi padat. Jadinya campur aduk dikepala seperti ada benang yang kuwel-kuwel. 

Kok ya pas ada aja orang yang ga ngerti gituuu.. Like seriously???  Setelah dipikir malah jadi interospeksi diri, mungkin  pernah gituin orang jadinya digituin juga duh maafkan aku teman kalau aku jahat waktu itu. Hal positif lainnya adalah jadi mikir mungkin aku lebay dan semuanya baik-baik aja jikalau tidak dalam posisi kebanyakan hormon.

Coba deh inget – inget apakah kita berusaha menempatkan posisi kita jadi orang lain. Sedikit simpati eh atau empati meskipun tidak terlalu membantu tetapi bisa sesikit meringankan kekusutan benang yang kuwel – kuwel tadi. Perlu diingat manusia diciptakannya berbeda, misalnya si A bisa si B bisa si C belum tentu. Ya itu sepatuku bukan sepatumu, sepatuku belum tentu cukup dikakimu tapi kamu bisa mencoba pakai sepatuku 🙂

-ameliasusilo-

0 Comments

Silakan tinggalkan komentar anda disini..