Travelling

Rencana Liburan

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh…

Bismillahirrohmaanirrohiim…

Tulisan ini dibuat untuk menjawab KLIP writing challenge bulan Juni 2021

Mendekati liburan anak sekolah tema pembicaraan tentang liburan biasa dibicarakan oleh para orang tua. Apalagi di situasi pandemi yang sudah mulai menurun jumlah kasus barunya di Jerman seperti saat ini, liburan adalah sesuatu yang sangat dinanti-nantikan tidak hanya oleh anak-anak namun juga oleh orang tua. Bepergian lintas negara bagian maupun ke luar Jerman sudah dapat dijadikan sebagai alternatif destinasi liburan. Nah, bagaimana dengan keluarga kami?

Baru-baru ini aku menulis tentang liburan juga, bisa ditemukan di tulisan yang berjudul liburan.

Rencana Liburan

Pembahasan rencana tentang liburan pertama kali justru bukan terjadi di lingkungan keluarga kecilku. Perbincangan justru terjadi di kantor ketika bosku meminta kami, satu tim, untuk menuliskan rencana cuti. Aku dan suamiku kebetulan belum ada rencana untuk pergi di musim panas ini sebab kami ada rencana besar yang masih belum diketahui kepastiannya. Jika sudah jelas pergi, maka cuti kami sebagian akan habis untuk keperluan tersebut. Oleh karena itu ketika temanku mendata rencana cuti atau liburan aku masih belum bisa memberitahukan tanggalnya secara detil.

Akibat pertanyaan tentang cuti tersebut akhirnya aku membahas tentang libiram bersama suamiku. Diskusi akhir kami pun tetap sepakat, yaitu menunggu kepastian dari rencana besar kami. Apakah rencana besar tersebut? Ada deh.. insyaAllah akan kuceritakan jika waktunya tiba.

Let say rencana besar kami tidak terlaksana tahun ini, maka ada beberapa skenario yang kami pikirkan. Beberapa tujuan liburan yang terlintas antara lain:

  1. Mudik ke Indonesia
  2. Daerah Bayern
  3. Konstanz
  4. Legoland
  5. Berlin

Indonesia

Aku ingin bercerita tentang Indonesia lebih dulu. Dan cerita ini dimulai dengan pertanyaan, kapan terakhir pulang ke Indonesia? Jawabannya: ada deh hehehe… Yang jelas rencana berlibur ke Indonesia tertunda karena beberapa hal situasi disini yang urgent. Yang terakhir rencana tertunda karena pandemi ini. Meskipun begitu aku masih tetap bersyukur karena aku masih bertemu fisik dengan orang tua dan mertua.

Bila melihat beberapa orang temanku yang meyebarkan berita dari sebuah akun bahwa durasi karantina di Jakarta diperpanjang, aku dan suamiku jadi ciut. Cuti kami bisa habis hanya untuk karantina saja bila memang benar ada peraturan baru yang diberlakukan. Tapi kita lihat sisi positifnya saja ya dimana pemerintah berusaha melindungi warga negaranya dari impor penyebab penyakit.

Bila durasi karantina masih seperti sebelumnya kami punya ide supaya cuti kami bisa maksimal digunakan untuk mudik ke Indonesia. Tapi apakah ide ini bisa direalisasikan tentu tergantung dari persetujuan atasan kami masing-masing. Apa idenya? Ada deeeh heehehehe…

Bila berhasil pulang ke Indonesia, kami ingin sekali bisa memanfaatkan kesempatan ini untuk mengadakan sunatan anak kami. Selain itu kami ingin pergi ke beberapa kota mengunjungi keluarga yang sudah lama tidak berjumpa. Wisata kuliner tentu saja jadi tujuan utama tapi bisa dilakukan baikndi Jakarta maupun saat mengunjungi kota-kota lainnya. Tidak ada rencana harus spesifik ke kota X untuk berwisata kuliner. Tapi yang paling utama adalah menghabiskan waktu di Indonesia bersama orang tua dan mertua.

Semoga saja mudik ke Indonesia bisa terlaksana sebagai bagian dari liburan di masa pandemi. Semoga biaya yang dikeluarkan tidak membengkak dibandingkan saat mudik tidak di masa pandemi. Aaamiiiinnnn…

Legoland

Ide berkunjung ke legoland adalah ide spontan dariku dua hari yang lalu. Ide ini muncul karena anakku sudah mulai bertanya lagi tentang liburan. Di usia anakku yang keenam ini, kami sudah lama sekali belum mengajak ia bermain ke themepark. Anaknya sudah besar jadi harusnya sudah bisa menikmati beberapa mainan yang lebih seru dan menantang. Legoland muncul dipikiranku sebab beberapa hari terakhir ini anaknya sedang menyukai lego. Aku berpikir kombinasi antara lego dan taman bermain akan menjadi pengalaman yang berkesan untuknya.

Ide ini belum kubicarakan dengan pak suami. Ada beberapa hal yang harus didiskusikan jika beliau menyetujui usulanku ini. Utamanya adalah tentang cuti. Sebab lokasi legoland ini jauh dari kota dimana kami tinggal. Sehingga tidak mungkin melakukan perjalanan bolak-balik dalam satu hari. Berikutnya adalah tentang budget. Liburan di saat anak sekolah libur di musim panas teman-teman bisa membayangkan kira-kira bagaimana buget yang harus disiapkan bukan? Bismillah semoga ada rejekinya.

Berlin

Aku juga bertanya ke anakku tentang lokasi liburan yang diinginkannya. Aku terkejut saat ia menjawab Berlin. Ketika kutanya apa alasan menjawab Berlin, ia sendiri tidak tahu hihihihi… Aku akan senang sekali jika kami bisa berkunjung ke Berlin. Hampir setiap tahun kami pergi ke Berlin untuk makan, wisata kuliner. Karena pandemi sudah setahun lebih kami tidak berkunjung kesana. Aku akan senang sekali jika kami bisa pergi ke Berlin di masa liburan ini. Apalagi sekarang restoran sudah boleh buka dan bisa makan di teras luar restoran.

Apakah berlibur di Jerman saat ini sudah aman?

Sejauh yang aku ketahui dari berita tentang jumlah insiden atau kasus baru COVID-19 di Jerman saat ini trennya menurun. Pemerintah Jerman tetap memberlakukan ketentuan protokol kesehatan dan menghimbau warganya untuk mematuhi protokol ini. Tempat-tempat dimana memungkinkan untuk terjadinya pengelompokan manusia dalam jumlah banyak pun, sejauh yang aku ketahui, juga memberlakukan sistem pembatasan jumlah pengunjung. Semoga semua warga mematuhi protokol kesehatan yang ditetapkan oleh pemerintah sehingga masa liburan ini bukan menjadi media terjadinya peningkatan kasus baru di musim gugur nanti.

Selamat merencanakan liburan, selamat berlibur!

Tetap jaga kesehatan dan perhatikan protokol kesehatan setempat!

Salam,

-ameliasusilo-

Silakan tinggalkan komentar anda disini..