Hidup di Jerman

Nonton Film di Bioskop Jerman

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh…

Bismillahirrohmaanirrohiim…

Disclaimer: Tulisan ini dibuat murni berdasarkan pengalaman pribadi dan bukan untuk tujuan komersil.

Pendahuluan

Akhirnya kami sekeluarga memiliki kesempatan untuk nonton bareng di bioskop yang ada di kota Hannover ini. Tidak terasa anak kami sudah besar dan sudah bisa diajak nonton di bioskop. Ia juga sudah bisa diajak berdiskusi film apa yang ingin ia tonton. Film anak-anak yang di masa liburan sekolah saat ini banyak sekali beredar.

Di tulisan ini aku bermaksud untuk menceritakan tentang bioskop yang ada di Hannover berikut harga tiketnya. Selain itu aku juga ingin menceritakan protokol kesehatan selama menonton bioskop di masa pandemi yang masih belum berakhir di kota Hannover.

Bioskop di Hannover

Di kota Hannover bioskop yang tercatat di Google berjumlah 15. Itu adalah jumlah bioskop yang nontonnya berada di dalam ruangan. Di kota ini juga dapat ditemukan open air bioskop atau menonton film di lapangan. Biasanya sih yang jenis seperti ini hanya ada jika sedang musim panas. Setahuku yang biasanya iklannya heboh itu hanya satu, yaitu Sehfest. Dari hasil mencari di Google ternyata ada satu lagi.

Dari kelima belas buah bioskop tersebut, sejauh ini aku hanya mengetahui empat buah bioskop. Bioskop-bioskop yang kuketahui tersebut adalah Astor, Cinemaxx, Kino am Raschplatz dan Apollo. Itu pun aku hanya pernah menonton film di salah dua diantaranya. Di tulisan ini aku akan sedikit mengulas tentang kedua buah bioskop tersebut di bawah.

Berbeda dengan bioskop-bioskop yang ada di hampir di seluruh wilayah kota Jakarta, bioskop di Hannover tidak tersebar seperti itu. Sejauh yang aku tahu, sebagian besar diantaranya berada di kecamatan yang berada di tengah kota dan kecamatan di bagian barat, dimana banyak mahasiswa bertempat tinggal. Bioskop yang sudah pernah beberapa kali kukunjungi adalah dua buah bioskop yang terletak di tengah kota.

Yang menantang dari bioskop-bioskop di Jerman (jadi bukan di Hannover saja) adalah pengunaan bahasa Jerman sebagai bahasa di film-film yang ditayangkan di bioskop. Film apapun akan dialihbahasa kedalam bahasa Jerman. Film versi bahasa Inggris atau bahasa asing lainnya masih ada juga namun jadwalnya lebih jarang sekali dibandingkan film yang sudah diterjemahkan.

Di beberapa bioskop juga menyediakan layanan film tiga dimensi. Kacamatanya disediakan oleh pihak bioskop. Setelah film selesai penonton boleh membawa pulang kacamata tersebut atau ditinggal di bioskop.

Di bawah ini aku jelaskan dua buah bioskop yang sudah pernah kukunjungi selama berdomisili di Hannover.

Astor Grand Cinema

Bioskop ini relatif baru dibandingkan dengan bioskop-bioskop yang lain. Sehingga dari luar gedungnya terlihat lebih megah dan di dalamnya pun lebih mendekati dengan suasana bioskop XXI di Indonesia. Letaknya berada tidak jauh dari pusat kota. Pusat kota ini maksudnya tempat dimana pusat pertokoan kota Hannover berada, Kroepcke. Dari sini berjalan kaki ke Astor dapat ditempuh sekitar 10-15 menit.

Astor memiliki 10 ruang bioskop. Masing-masing ruang bioskopnya luas. Paling besar mampu menampung lebih dari 400 penonton sedangkan yang paling kecil dapat diisi maksimal 89 pelanggan. Selama film diputar ruangan bioskop tidak sedingin seperti di Indonesia tapi menurutku suhunya cocok dengan suhu lingkungan di luar bioskop. Sama halnya dengan bioskop di Indonesia yang suhunya cocok dengan suhu lingkungan disana.

Kursi yang empuk dan nyaman tentu bisa mempengaruhi kita saat menonton film ya? Menurutku disini kursinya nyaman dan aku puas saat menonton disini. Tipe kursi dalam satu ruang bioskopnya ada beberapa jenis dan pilihan ini akan berpengaruh terhadap harga tiket. Jika tertarik ingin mengatahui kursinya seperti apa bisa langsung mengunjungi website resmi Astor disini.

Disana terdapat penjual makanan dan minuman. Pilihan menu makanan dan minuman tersebut juga beragam dengan harga yang bervariasi.

Cinemaxx Hannover

Ini adalah bioskop pertama dimana aku menonton film di Jerman untuk pertama kalinya. Bioskopnya terletak di dekat stasiun utama kota Hannover. Cari saja pintu keluar yang bukan ke arah pusat kota. Bioskop terletak tepat di seberang stasiun bersebelahan dengan Pizza Hut. Gedung bioskopnya juga besar dan memiki 10 ruang bioskop.

Ruang bioskop yang berjumlah sepuluh ini paling banyak menampung sampai 480 orang. Paling sedikit ada di dua buat ruang yang berjumlah hampir 80 kursi. Gedungnya besar dan luas terdiri dari dua tingkat.

Membicarakan tentang kursi, karena aku baru saja menonton disana maka aku benar-benar bisa memberikan penilaian secara obyektif bahwa kursinya nyaman, empuk dan modern. Aku sebut kursinya modern karena aku bisa dorong sandaran kursi ke arah belakang. Keren kan ya?

Untuk makanan dan minuman aku juga bisa menyebutkan ada pop corn yang ukurannya jumbo (aku tidak bisa menghabiskan sendirian) dan ukuran kecil sesuai untuk anak-anak. Selain itu ada pula Nachos. Minumannya pun beragam. Cinemaxx ini tidak hanya ada di Hannover tetapi di kota-kota tetangga lainnya. Website Cinemaxx dapat memberikan informasi yang lebih banyak lagi kepada teman-teman pembaca. Tapi ingat bahasa di website ini menggunakan bahasa Jerman.

Kegiatan keluarga kami di akhir pekan lainnya dapat dibaca di tulisan yang berjudul tentang Mini Golf.

Protokol Kesehatan

Berhubung saat ini kita sedang berada di suasana pandemi, maka di bioskop-bioskop saat ini ada peraturan tentang protokol kesehatan. Untuk mengetahui tentang protokol ini dapat diakses di website resmi bioskop. Aku sudah memberikan tautan langsung di bagian masing-masing bioskop yang pernah kukunjungi di atas.

Jika kita membeli tiket, maka akan ada halaman yang menjelaskan protokol kesehatan yang berlaku. Para calon penonton juga diminta untuk memberikan identitas pribadi baik untuk yang membeli tiketnya maupun untuk penonton lainnya yang ikut serta dibelikan tiketnya. Pastikan data ini terisi dengan baik dan benar karena tujuan pengambilan data ini adalah untuk memudahkan pihak bioskop memberikan data ke departemen kesehatan kota untuk kebutuhan contact tracing apabila ada yang positif COVID-19.

Contoh protokol kesehatan yang aku tahu di Cinemaxx antara lain:

  • Para penonton tidak perlu menunjukkan bukti bahwa sudah mendapat imunisasi penuh maupun baru saja sembuh dari penyakit COVID-19 atau juga bahkan hasil tes antigen negatif bagi yang belum mendapat imunisasi.
  • Seluruh penonton wajib menggunakan masker saat memasuki gedung dan berada di dalam area gedung. Bahkan saat di toilet pun wajib mengenakan masker.
  • Masker yang digunakan bebas, boleh masker medis atau masker FFP2.
  • Masker baru boleh dilepas jika sudah duduk di kursi yang telah dibeli.
  • Menjaga jarak. Kursi di dalam ruang bioskop sudah diatur secara otomatis untuk berjarak satu kursi kosong antara pembeli yang berbeda.
  • Menggunakan desinfektan saat memasuki dan meninggalkan gedung bioskop.
  • Menganjurkan untuk membayar tiket di kasir dengan menggunakan kartu walaupun pembayaran menggunakan uang kontan masih dapat diterima.

Harga Tiket

Harga tiketnya bervariatif tergantung sedang menonton di bioskop yang mana dan memilih jenis kursi yang mana. Contohnya di film yang kami tonton kemarin di Cinemaxx, ada dua buah jenis kursi yang ditawarkan, yaitu jenis Loge dan Parkett. Tiket Loge dijual dengan harga 7.49 Euro sedangkan tiket Parkett dapat dibeli dengan harga 5.99 Euro. Tidak ada perbedaan harga untuk anak ataupun pelajar.

Untuk tiket promo antara lain terdapat tiket promo beli satu gratis satu. Khusus untuk tiket ini hanya bisa berlaku jika penonton tersebut berlangganan provider telepon seluler tertentu. Oh ya promo ini ada di Cinemaxx ya, untuk Astor penawarannya lain lagi.

Menonton bersama anak-anak.
Sumber gambar: Canva.

Penutup

Menonton bioskop di Jerman bisa dijadikan sebagai salah satu alternatif kegiatan keluarga. Harganya cukup ramah di kantong asalkan tidak sering-sering hehehe… Selain bersama anak, nonton di bioskop juga bisa jadi sarana kencan bersama suami looh.

Dan yang paling penting jika ingin lebih mahir lagi berbahasa Jerman, coba sesekali menantang diri untuk menonton dalam bahasa ini.

Jadi, kapan terakhir nonton bioskop?

Salam,

-ameliasusilo-

Silakan tinggalkan komentar anda disini..