Kesehatan Mental

Jurnal Proyek Rawat Diri: Apresiasi

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh..

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Selama sepekan ini aku dan teman-teman yang tergabung dalam program pendampingan pekan rawat diri yang diadakan oleh mba Fardha-Jurnal Ibu Pembelajar dilatih untuk berkesadaran dalam melakukan beberapa kegiatan. Adanya latihan selama sepekan ini tentu saja sangat bermanfaat bagiku sebab aku jadi seperti ada pengingatnya untuk mindful dalam melakukan kegiatan. Setelah itu aku pun menuliskan apa yang kualami dalam jurnal harian yang ceritanya dapat dibaca di blog ini.

Jurnal pekan rawat diri hari ke-1: Mindful water

Jurnal pekan rawat diri hari ke-2: Mindful in motion

Jurnal pekan rawat diri hari ke-3: Mindful chef

Jurnal pekan rawat diri hari ke-4: Mindful parenting

Jurnal pekan rawat diri hari ke-5: Mindful bodycare

Dari kelima kegiatan yang dilatih diatas, aku merasa kegiatan yang paling berpangaruh adalah kegiatan mindful in motion dan mindful bodycare. Diantara kedua kegiatan ini kalau aku disuruh memilih, maka aku paling suka perawatan tubuh. Aku menikmati momen saat melakukan perawatan tubuh. Aku pun merasa bahagia ketika dapat merasakan hasilnya.

Pada saat melakukan kegiatan dengan mindful, aku dapat mengistirahatkan pikiranku dari proses berpikir. Pada dasarnya kegiatan berpikir ini sering dan memang suka kulakukan baik tanpa sadar maupun dengan kesadaran penuh. Jadi aku memang menikmati proses berpikir itu sendiri. Sebenarnya dengan berpikir aku dapat mendapatkan hikmah kejadian-kejadian yang kualami. Aku dapat mencari dan menggali ide baik untuk kegiatan ku sendiri maupun kegiatan yang berhubungan dengan orang lain. Namun selalu berpikir dimana saja dan kapan saja tentu tidak selamanya baik. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatanku khususnya kesehatan mental.

What inside my brain happened every day. Sumber foto: Background vector created by freepik – www.freepik.com

Kadang kala aku merasakan kelelahan ketika pikiran yang muncul ini terus muncul tanpa berhenti, dan tanpa jeda. Jadi ketika aku belum selesai berpikir ini muncul pikiran yang lain. Kadang aku sudah menyelesaikan pikiranku kemudian pikiran berikutnya langsung muncul lagi. Permasalahannya kegiatan berpikir ini sering kali kulakukan ketika aku sedang melakukan pekerjaan lain. Ini yang sebetulnya membuat lelah dan bila dibiarkan bisa menjadi gangguan kesehatan mental, Burnout.

Dengan latihan mindfulness selama sepekan ini aku melatih untuk sadar dan hadi setiap melakukan sesuatu. Meskipun kegiatan yang kulakukan adalah sebuah rutinitas (seperti di kegiatan mindful chef) tetapi aku melakukannya dengan sadar. Sebelum aku masuk ruangan aku dalam kondisi sadar, melakukan kegiatan sadar, lalu mengakhiri kegiatan pun dengan sadar, bangga dan bahagia. Aku berharap hal ini dapat mempengaruhi kestabilan emosiku.

Aku jadi berpikir latihan kegiatan yang aku lakukan ini juga bermanfaat agar aku bisa lebih fokus dan konsentrasi. Sebentar lagi aku akan memulai fase baru. Meskipun sifatnya sementara, fokus dan konsentrasiku dibutuhkan disini. Bismillah semoga latihan yang kulakukan dapat membantuku dalam meningkatkan tingkat kefokusan dan konsentrasiku.

Temuan terbaru setelah latihan rawat diri sepekan

Berkat latihan selama sepekan ini aku jadi mengatahui trik untuk menjagaku atau mengembalikanku kedalam kondisi “berkesadaran”. Dengan mengetahui trik ini aku jadi terbantu sekali dalam berkegiatan sehari-hari. Semoga dalam perjalanan waktu dan terus melatih mindfulness ini aku bisa menemukan trik-trik lainnya.

Spark joy

Oke, terakhir mba Fardha menyarankan untuk merayakan keberhasilan latihan selama sepekan ini dengan melakukan kegiatan yang spark joy. Spark joy maksudnya adalah kegiatan yang memang ingin dilakukan. Oleh karena itu hari ini aku akan menghadiahkah diriku melakukan jalan kaki untuk mencapai 10.000 langkah. Ada rute baru yang aku dapatkan terinspirasi dari ajakan temanku Utie pekan lalu.

Rute baru ini lebih jauh jarak tempuhnya tetapi aku akan melewati wilayah yang penuh dengan hijau-hijau disekitarnya. Tentu saja supaya aku tetap mindful aku akan ditemani oleh bunyi-bunyian hehehe..

Apakah bulan Oktober akan ada pekan rawat diri lagi bersama Jurnal Ibu Pembelajar? Aku berharap bulan depan ada lagi dan dapat mengikuti kelas lanjutannya.

Pekan Rawat Diri Selfcare Project Jurnal Ibu Pembelajar September 2020. Sumber foto: FB Page Jurnal Ibu Pembelajar

Semoga tulisan ini bisa bermanfaat baik untukku dan teman-teman pembaca ya. Semoga kesehatan mental kita selalu terjaga dalam keadaan sehat. Aaamiiinnn…

-ameliasusilo-

0 Comments

Silakan tinggalkan komentar anda disini..