Mencari Hebamme di Jerman Michdichuns
Hamil

Ibu Hamil Mencari Hebamme di Jerman

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh.. Mencari Hebamme atau bidan di Jerman biasanya dilakukan oleh ibu hamil sebagai persiapan untuk pasca persalinan. Hebamme akan melakukan homecare bagi ibu dan bayinya setelah persalinan selama dua bulan. Mengapa pendampingan Hebamme ini perlu dilakukan dan bagaimana cara mencarinya?

Kenapa Perlu Hebamme di Jerman

Berdasarkan pengalamanku selama dua kali hamil di Jerman, pendampingan Hebamme kudapatkan saat hamil, melahirkan dan pasca bersalin. Pendampingan saat hamil kuperoleh dari Hebamme yang berpraktik di klinik tempatku memeriksa kehamilan. Aku pernah menceritakan tentang ini di salah satu cerita tentang kehamilanku sebelumnya.

Pendampingan saat melahirkan sebaiknya kuceritakan lebih lengkap saat sudah melahirkan nanti. Tujuannya supaya ceritanya lebih fresh from the oven. Cerita baru berdasarkan pengalaman terbaru.

Pendampingan pasca bersalin yang mungkin sedikit akan kuceritakan pada tulisan ini. Tujuannya sebagai latar belakang kenapa saat seorang perempuan hamil di Jerman perlu mencari seorang Hebamme.

Sistem kesehatan di Jerman memperhatikan kesejahteraan ibu pasca bersalin. Setelah melahirkan biasanya ibu dan bayinya hanya menginap tidak lebih dari dua-tiga hari di rumah sakit. Ini dengan catatan proses bersalin secara normal. Jika persalinan melalui operasi Caesar pun, durasi tinggal di rumah sakit tidak lebih dari tiga-lima hari. Hal ini tergantung bagaimana kondisi ibu.

Apapun cara maupun situasi bersalin yang dilalui oleh ibu, mereka semua memiliki kebutuhan untuk mendapatkan perawatan dan perhatian di rumah. Bukan hanya ibu, bayinya pun berhak untuk mendapatkan observasi keadaan bayi. Ibu yang melahirkan bukan orang sakit. Namun, tubuhnya mengalami perubahan setelah melalui proses persalinan.

Walau ibu tampak baik-baik saja sebetulnya ia sedang melalui proses pemulihan fisik. Meskipun tampak bahagia, seorang ibu pasca persalinan sedang menjalani fase adaptasi terhadap perubahan yang terjadi pada dirinya dan kehadiran seorang bayi.

Oleh karena itu kehadiran seorang Hebamme sampai dengan dua bulan setelah persalinan akan sangat membantu ibu. Hebamme akan datang untuk memeriksa keadaan ibu dan bayi. Bagaimana bekas jahitan, bagaimana kondisi rahim pasca persalinan. Adakah permasalah menyusui. Bagaimana perubahan berat badan bayi. Adakah kendala antara ibu dan bayi. Hebamme akan memberikan saran dan solusi jika menemukan sesuatu yang tidak baik saat melakukan home care.

Mencari Hebamme di Jerman

Bagaimana caranya?

Idealnya, mencari Hebamme ini dilakukan sejak trimester pertama kehamilan. Sebab di Jerman ini terdapat keterbatasan jumlah perempuan yang mengambil profesi ini. Apalagi setahuku wilayah kerja mereka juga dibatasi sehingga membuat keterbatasan ini menjadi lebih terbatas. Maksudnya dibatasi adalah mereka biasanya hanya melayani area-area tertentu (kecamatan) yang berdekatan.

Selain itu bisa jadi mereka sudah tidak ada spot lagi untuk kita. Atau mungkin diwaktu kita membutuhkan pertolongan mereka, saat itu mereka sedang menjalani pendidikan lanjutan atau cuti berlibur.

Jika trimester pertama belum berhasil mendapatkan, paling tidak pada trimester kedua lebih digenjot lagi pencariannya. Di trimester kedua ini biasanya kita akan ditanya baik oleh dokter maupun bidan di tempat pemeriksaan kehamilan apakah kita sudah mendapatkan Hebamme.

Cerita tentang pemeriksaan Hebamme di tempat praktik dokter ada disini.

Caranya mencari

Yang pertama, tanya ibu-ibu yang tinggal di kota domisili kita. Jika ada yang baru saja melahirkan atau bahkan yang sudah lama melahirkan tapi punya pengalaman yang baik dengan Hebamme, bisa minta nomor kontaknya. Dengan adanya rekomendasi dari orang yang kita kenal malah lebih baik bukan? Setidaknya kita jadi tahu apakah cocok dengan kita sebelum menghubungi Hebamme tersebut.

Yang kedua, melalui website resmi Hebamme. Untuk area Hannover dan sekitarnya bisa menengok website Hebammenzentrale Region Hannover. Pada halaman pertama langsung klik Hebamme finden. Setelah itu akan muncul halaman berikutnya yang meminta kita untuk memasukkan tanggal perkiraan kelahiran bayi, pelayanan yang dibutuhkan, kemampuan bahasa Hebamme yang dikehendaki serta area tempat tinggal kita.

Jika sudah melengkapi keterangan yang dibutuhkan selanjutnya akan muncul daftar Hebamme yang dapat dihubungi. Kalau aku biasanya aku akan google lagi bagaimana pengalaman ibu-ibu sebelumnya mengenai Hebamme tersebut. Sebenarnya tidak semuanya bisa dicari keterangan seperti ini tapi tidak ada salahnya dicoba untuk referensiku pribadi.

Berikutnya melalui google dengan kata kunci, contohnya Hebamme Hannover. Biasanya nanti akan muncul daftar tempat praktik gabungan. Kita juga bisa menghubungi salah satu dari mereka.

Kalau masih belum puas juga bisa minta bantuan pihak asuransi kita. Berdasarkan pengalamanku, aku pernah diberikan daftar Hebamme. Dari daftar ini aku cari satu-satu di Google hehehe..

Akhirnya Mendapat Hebamme

Untuk kehamilan pertama aku beruntung mendapatkan seorang Hebamme yang sangat perhatian. Ia tidak hanya sekedar menjalankan tugasnya memeriksaku dan bayiku. Sambil memeriksa ia selalu menanyakan bagaimana keadaanku, apa permasalahan yang kumiliki, bagaimana tidurku dan lainnya.

Ia juga dengan sabar mendengarkan keluhan dan ceritaku. Aku juga diberi kesempatan untuk bertanya. Tiap kali kunjungan paling tidak menghabiskan waktu sekitar 30 menit. Lumayan kan?

Sayangnya untuk kehamilan kedua ini beliau tidak bisa lagi mendampingiku. Ia sudah pindah dari Hannover sehingga tidak mungkin bagi beliau untuk merawatku dan bayi pasca kelahiran nanti.

Hebamme kedua

Sebagaimana aku mencari Hebamme yang pertama, pencarian Hebamme kedua ini pun cukup lama. Seperti biasa aku menanyakan ibu-ibu di Hannover yang baru saja melahirkan maupun yang masih memiliki balita. Beberapa ibu-ibu ini kebetulan memiliki Hebamme yang sama, sehingga jumlah orang yang kutelepon tidak banyak.

Entah kenapa semua yang kuhubungi tidak bisa melayani Wochenbett (pasca melahirkan) pada perkiraan tanggal persalinanku. Ada yang sedang libur, ada pula yang sedang mengambil pendidikan lanjutan dan terakhir bahkan pensiun karena sakit.

Karena tidak rezeki dengan bidan rekomendasi ibu-ibu Hannover, aku berinisiatif untuk mencari melalui Google saja. Kebetulan ada kandidat yang aku suka karena beliau memiliki sertifikat konsultan ASI. Sayangnya setiap kali aku menghubungi nomor kontak yang tertera di website, tidak ada yang mengangkat.

Karena pencarian melalui Google juga tidak berhasil, aku mulai mengandalkan website yang telah kusebutkan di atas dan dikombinasikan dengan hasil rekomendasi ibu-ibu di Google. Dari beberapa yang kuhubungi akhirnya aku bisa membuat janji temu dengan salah satunya.

Hufft sebuah pencarian yang lumayan lama…

Bertemu Hebamme

Pada hari dan waktu yang telah ditentukan akhirnya aku bertemu dengan Hebamme yang akan mendampingiku setelah persalinan nanti. Pertemuan dilaksanakan di rumah. Memang seperti ini sebab beliau sekalian mengetahui dimana tempat tinggal kita.

Di pertemuan ini ada perkenalan dan tanya jawab. Biasanya sang Hebamme akan memperkenalkan dirinya terlebih dahulu. Tentang identitas dirinya, latar belakang pendidikan, pengalaman serta pelayanan apa saja yang beliau berikan serta durasinya. Setelah itu aku memperkenalkan diriku.

Sebelum tanya jawab, biasanya beliau akan meminta untuk melihat kartu asuransi kesehatan serta buku pemeriksaan kehamilan (Mutterpass). Beliau akan mencatat informasi yang ada disana.

Setelah itu ada sesi tanya jawab. Aku boleh menanyakan apa saja dan beliau menjawab semua pertanyaan yang kuajukan. Pertanyaan boleh seputar kehamilan, keluhan yang kita miliki, persiapan untuk barang bayi dan pelayanan yang beliau berikan.

Sebelum berpamitan pulang, beliau menyampaikan bahwa selama kehamilan ini tidak akan ada kunjungan ke rumah lagi. Kami akan bertemu setelah aku melahirkan. Namun, apabila aku memiliki keluhan atau ingin menanyakan apa saja beliau mempersilakan untuk menghubungi lewat Whatsapp atau telefon.

Oh ya berdasarkan pengalamanku saat anakku yang pertama, pertanyaan paling penting untuk ditanyakan adalah apakah bu bidan ini keberatan jika dikontak malah hari atau weekend. Jika tidak keberatan sudah merupakan poin plus tersendiri.

Jika berdasarkan ulasan yang kutemukan di Google semua ibu-ibu yang pernah dirawat oleh Hebamme kedua ini menuliskan pujian dan kepuasan. Semoga aku dan suamiku juga cocok dengannya sebagaimana ketika dibersamai oleh Hebamme yang pertama. Aaaamiiiinnnn…

Mohon doanya ya teman-teman pembaca Michdichuns 🙂

Salam,

-ameliasusilo-

One Comment

Silakan tinggalkan komentar anda disini..