Catatan

Hobi Yang Dapat Kulakukan Selama Pandemi

Assalamualaikum..

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Apa yang kulakukan sehari-hari di rumah sebetulnya dari hari ke hari sama saja. Tadinya pingin melakukan hobi ini itu.. tetapi karena situasinya adalah ada dua anggota keluarga lain yang juga ada di rumah, aku harus melakukan penyesuaian pelaksanaan hobi disana-sini.

Setelah menjadi istri dan ibu ternyata hobi utamaku adalah belajar. Aku merasa memiliki kemampuan terbatas di kedua peran ini. Oleh karena itu aku hobi banget cari ilmu kesana kemari. Tidak cuma di peran ini, sebenarnya aku juga senang sekali bila dapat memperdalam ilmu agama Islam dan juga refreshing (atau renew ya? hmmm) ilmu kedokteranku. Alhamdulillah hobi belajar ini selama pandemi terfasilitasi melalui Kelas Belajar yang diadakan oleh Ibu Profesional, berbagai kajian online yang diadakan oleh pengajian warga Indonesia kota-kota baik di Jerman, Belanda, Swiss dan Austria dan juga bahasan tentang Covid 19 melalui aplikasi Alomedika.

Sumber: Facebook Group Ibu Profesional

Selain belajar aku memiliki hobi baru yang tentu saja di masa TK ditutup seperti ini menjadi bermanfaat. Disebut hobi baru karena aku baru memiliki hobi ini sejak punya anak beberapa tahun lalu. Ya betul, hobi bikin mainan dan aktivitas anak di rumah. Alhamdulillah printer di rumah kurang kooperatif untuk mencetak segala printable aduhai yang bertebaran diluar sana (ohh perpustakaan ku membutuhkan printer, cepatlah buka!). Jadi mau tidak mau bunda harus bikin-bikin mainan dan aktivitas baik sendiri maupun bersama si bocah.

DIY red rods dan number rods

Kalau hobi yang benar-benar baru dan tidak pernah terpikirkan sebelumnya adalah berkebun. Yang kenal aku dari jaman dulu mungkin tak akan percaya aku melakukan hal ini. Jadiii.. ceritanya aku tertular hobi berkebun ini dari para tetanggaku yang kece-kece banget tanamannya. Lalu, ketika wisuda salah satu tetangga tersayang penyuka tanaman ini menghadiahiku tanaman. Eng ing engg ternyata kusukaaa ❤.. Tapi lagi belajar kok ini, newbie.. Doakan tanaman-tanamanku hidup semua. Soalnya baru saja kemarin habis nge-trim karena ada kutu.

Hobi yang sebenarnya adalah baca buku dan menulis. Untuk baca buku, aku menyerah sih.. Tantangan apa yang harus kubuat supaya aku rajin baca buku sampai tuntas maksudnya.. Eyymm kuncinya lagi-lagi di manajemen waktu dan prioritas kegiatan! Karena eh karena dengan semakin banyak aku membaca buku atau membaca artikel maka aku dapat menyalurkan hobi menulis dengan lebih luwes lagi. Yakk seperti ini contohnya menulisi blog yang berdebu. Menulis insyaAllah sudah bisa lebih rutin daripada membaca. Sebab selain menulis blog, aku bisa menyalurkan energi untuk menulis di Instagram.

Ada satu hal lagi yang sebetulnya tidak masuk hobi. Aku merasa agak sulit untuk memasukkannya ke kuadran suka dan bisa. Ya karena dari dulu tidak merasa suka dan bisa huehehehe.. yaitu cooking dan baking. Dibilang bisa masak, ya bisa, buktinya dapurku kotor uppss.. Dibilang suka masak, sebenarnya lebih karena harus bertahan hidup sebab kalau aku tidak masak keuangan keluarga bisa bocor hihihi… Kalau masak tidak pernah percaya diri dengan rasa hasil masakan sendiri. Aku harus memastikan ke suami bahwa rasanya pas.

Bebikinan kue atau camilan masih lumayan sih. Bisa dibilang suka dan bisa kalau lagi niat. Pressure nya tidak sekuat masak hahaaha.. Tidak ada kewajiban untuk bikin kue dan camilan setiap hari kan? Sayangnya aku tidak bisa berbuat banyak untuk menambah jam terbang sebab oven di rumah tidak dapat digunakan.

Anyway sejak #diamdirumahsaja aku menantang diriku untuk membuat daftar masakan yang sudah kubuat dan mendapat approval pelanggan utamaku, si Tuan Besar. Kalau anakku dia bukan pelanggan setiaku sebab dia terus terang bilang..

Masakan Bunda ga enak karena ada sayurnya. Kalau masakan Ayah enak ga ada sayurnya, aku suka!

D, 5 tahun

Jadinya akupun lalu membuat daftar seperti gambar dibawah ini. Daftar ini menjadi sarana apresiasi diri sendiri. Aku tempelkan di pintu dapur dan setiap kali melewatinya aku senang dan bisa menghargai diri sendiri.

Katanya melakukan penyesuaian disana-sini kok tetap saja banyak hal yang dilakukan ya setelah ditulis satu per satu diatas? hihihihi.. Entahlah datang darimana energi untuk melakukan hal itu semua. Tapi hal-hal diatas itu menjagaku untuk happy setiap hari insyaAllah!

Semoga bisa bermanfaat bagi yang membacanya ya..

-Amelia Susilo-