• Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-Kupu Pekan Kedelapan Aliran Rasa

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Pekan Ke-8 Tidak terasa delapan pekan di tahap Kupu-kupu telah berhasil dilalui. Di pekan kedelapan ini tidak ada tantangan khusus yang diberikan kepada para mahasiswa. Sebetulnya kegiatan Mentorship sudah selesai di pekan ketujuh lagi. Di pekan kedelapan ini tugas kami adalah berpamitan dengan mentor dan mentee. Kami diminta untuk mengakhiri tahap mentorship dengan baik. Kami memulai dengan baik (menjalin hubungan dengan mentor serta mentee) dan akhirnya mengakhiri dengan hal yang sama. Untuk penulisan jurnal terakhir, ada pertanyaan-pertanyaan yang perlu dijawab. Pertanyaan ini merupakan komponen dari aliran rasa secara keseluruhan. Jurnal ini akan menjadi jurnal terakhir di tahap Kupu-kupu sekaligus juga di kelas Bnda Cekatan batch 2.…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-Kupu Mentorship Pekan Ketujuh

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Di pekan ini saya tidak bisa melaporkan jurnal kemajuan mentor maupun mentee dengan baik dan runut. Mentor saya masih dalam tahap pemulihan dari penyakit COVID-19. Sedangkan mentee saya pun juga dalam kondisi yang kurang kondusif. Meskipun alhamdulillah mentee melaporkan telah menyadari sesuatu hal yang membuat beliau berpikir ulang dan mengetahui ada yang lebih prioritas untuk dibenahi. Seminggu terakhir ini kondisi kesehatan saya juga kurang fit. Badan sepertinya sedang tidak dalam kondisi yang sehat. Sejak hari Jum’at lalu mulai terasa seperti masuk angin dan tenggorokan pun mulai sakit. Walapun begitu saya menyempatkan untuk mewarnai kupu-kupu Mama Rantau. Tepi sayap kupu-kupu berwarna merah putih untuk menegaskan ciri sebagai…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-Kupu Mentorship Pekan Keenam

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Saya tidak dapat mengerjakan tugas maupun jurnal di pekan keenam ini dengan baik. Pekan ini terlalu banyak berita duka yang saya terima. Meskipun berita tersebut bukan datang dari keluarga saya namun tetap saja kesedihannya cukup terasa. Hal ini disebabkan karena yang berduka adalah sahabat-sahabat di Hannover. Bersama dengan sahabat-sahabat yang lain, saya ikut mengorganisasikan sesuatu untuk sahabat-sahabat baik yang sedang mengalami kedukaan ini. Di pekan keenam ini saya meninggalkan kesempatan untuk melakukan evaluasi harian. Di pekan ini ada peran lainnya yang menyebabkan saya beberapa kali terlupa mencatat evaluasi harian tentang manajemen waktu. Hari itu rasanya berjalan begitu saja. Sampai tiba saatnya saya harus menuliskan jurnal. Saya…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-Kupu Mentorship Pekan Kelima

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Pekan kelima di Hutan Kupu-kupu Cekatan kami bertemu dengan peri hutan mbak Ardaniya Rizka. Kalimat-kalimat awal mbak Ika yang memberikan semangat kepada para petualang Hutan Kupu-kupu cukup membuatku terenyuh. Sebagian teman-teman di Indonesia sana sedang berjuang dengan sakit COVID-19. Mungkin bukan diri teman-teman tersebut yang sakit, bisa suami, anak ataupun keluarga lainnya. Belum lagi jika mereka mengalami kedukaan karena ada keluarganya yang meninggal. Hal ini tentu saja mempengaruhi konsentrasi mereka. Namun seperti yang mbak Ika sampaikan, kami semua mendoakan teman-teman yang sedang mendapat cobaan dari Allah agar semuanya sabar dan tetap semangat. Semoga segala penyakit diangkat dan diberi kesembuhan dan kesehatan kembali. Dengan kondisi seperti ini…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-kupu Mentorship Pekan Keempat

    Tidak terasa tahap Kupu-kupu sudah sampai di pekan keempat. Empat pekan lagi, jika aku masih terus mempertahankan konsistensi belajar dan semangat menuntaskan perkuliahan, maka aku dapat lulus dari kelas Bunda Cekatan. Namun ketika aku lulus berarti aku sudah menjelma menjadi seorang bunda yang cekatan dalam menjalankan perannya? Apakah check in dalam mentorship? Mengapa perlu melakukannya?

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-kupu Mentorship Pekan Ketiga

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Pekan ketiga di tahap Kupu-kupu membuatku banyak berpikir. Kebetulan pekan ini ada macam-macam yang perlu dipikirkan bersamaan sehingga aku tidak bisa benar-benar fokus melewati, mengerjakan dan memanfaat pekan ketiga. Para penjelajah yang sekarang menjelma menjadi kupu-kupu muda di pekan ketiga ini diminta untuk membuat perencanaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan di pekan kedua lalu. Tujuan mentorship di tahap Kupu-kupu tertulis di jurnal Bunda Cekatan tahap Kupu-kupu kedua. Untuk mengetahui seperti apa perencanaan yang kubuat setelah konsultasi dengan mentor dan apa yang dikerjakan oleh mentee, silakan membaca tulisan jurnal Bunda Cekatanku di bawah ini… Tantangan di pekan ketiga Jadi bila di pekan lalu mentee menentukan tujuan…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-kupu Mentorship Pekan ke-2

    Pekan kedua mentorship ini sungguh menantang untukku. Baik sebagai mentee maupun sebagai mentor. Ada beberapa hal yang perlu dibicarakan bersama dengan mentor maupun mentee. Beberapa hal yang perlu dibahas ini sudah disiapkan panduannya oleh peri-peri Hutan Kupu-kupu untuk membantu proses belajar dengan metode mentorship di tahap akhir kelas Bunda Cekatan. Aku mulai dengan cerita sebagai seorang mentee di pekan ini. Ketika Aku Menjadi Mentee Sampai dengan mendekati waktu ngobrol bareng dengan mentor aku masih belum bisa menjawab beberapa pertanyaan yang menjadi panduan untuk ngobrol bareng ini. Jujur saja aku sebenarnya masih mengambang dan masih belum membuat perencanaan seperti biasanya yang aku lakukan di tahap-tahap sebelumnya. Sampai akhirnya aku menemukan apa…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Tahap Kupu-Kupu Mentorship Pekan 1

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Setelah melewati libur panjang di bulan Ramadan dan Idulfitri lalu, kini saatnya mahasiswi kelas Bunda Cekatan memacu semangatnya kembali untuk menyelesaikan proses pembelajaran menjadi seorang bunda yang cekatan dan mencapai garis finis. Tahap Kepompong telah usai. Proses belajar dengan cara mengaplikasikan ilmu yang dipelajari di tahap Ulat dan berusaha memperbaiki diri dengan menghindari kegiatan atau sifat yang kontraproduktif selama tiga puluh hari berturut-turut telah usai. Kini saatnya memoles lagi hasil belajar di tahap lalu melalui cara belajar yang lain hingga akhirnya dapat meraih target belajar yang sudah dicita-citakan sejak awal masuk kelas Bunda Cekatan. Aliran rasa tahap Kepompong dapat dibaca di tulisan yang berjudul Aliran Rasa…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Aliran Rasa Tahap Kepompong

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Perjalanan belajar selama di tahap Kepompong berjalan lebih dari satu bulan. Harusnya durasi tahap ini adalah satu bulan atau 30 hari atau 4 pekan mengingat tantangan yang harus dijalani di tahap ini adalah tantangan 30 hari dan juga puasa 4 pekan. Tetapi karena tahap ini berjalan bersamaan dengan bulan Ramadan dan Idulfitri, maka di akhir tahap Kepompong ada liburan selama hampir 3 pekan yang kami lalui. Aliran rasa tahap Kepompong sesungguhnya berbeda dengan aliran-aliran rasa di tahap-tahap yang telah dilalui sebelumnya, yaitu tahap Telur dan tahap Ulat. Di tahap Kepompong ini aliran rasa tidak perlu dituliskan khusus dan dikumpulkan melalui tautan seperti biasanya. Kami diminta untuk…

  • Bunda Cekatan,  Ibu Profesional

    Bunda Cekatan: Jurnal Puasa Pekan 4

    Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh… Bismillahirrohmaanirrohiim… Setelah libur Ramadan dan Idulfitri yang cukup lama akhirnya kami, para mahasiswa Buncek yang sedang menjadi kepompong, kembali menuliskan kembali jurnal Bunda Cekatan. Tepatnya jurnal puasa pekan keempat. Di jurnal ini kami menuliskan perjalanan kami saat berpuasa dari kegiatan yang kontraproduktif. Seperti yang sudah kulakukan di pekan ketiga, di pekan ke-4 ini aku melakukan puasa di manajemen waktu dan pikiran. Cerita puasa tahap Kepompong pekan ketiga dapat di baca di jurnal puasa Bunda Cekatan. Cerita Hari 1 Manajemen waktu: meskipun hari Minggu dan long weekend hari ini aku cukup produktif karena aku dapat menahan diri, menjalankan puasa dengan tidak menyibukan diri dengan gegoleran dan scrolling media…