Catatan

Catatan 2023

Tahun 2023 yang baru saja ditinggalkan memiliki banyak memori indah yang perlu dijadikan catatan tersendiri. Dengan adanya artikel khusus ini yang merangkum kejadian-kejadian di 2023 lalu aku berharap bisa menjadi pengingat bahwa apapun yang terjadi memiliki makna bagiku. Mereka adalah pengalaman yang membuatku untuk bertumbuh dan berkembang.


Hai, teman pembaca Michdichuns!

Beberapa tahun terakhir ini aku memiliki kebiasaan untuk melakukan kilas balik apa saja yang telah terjadi pada diriku maupun keluargaku saat pergantian tahun. Dengan mengingat kembali apa yang terjadi selama satu tahun terakhir ternyata dapat memberikan insight baru untukku. Pengalaman baik maupun sedih keduanya sama memberikan manfaat.

Kejadian yang terjadi dalam kehidupan kita semua tidak selamanya manis, bukan?

Tapi… Pengalaman yang kurang menyenangkan pun setelah kita melaluinya ternyata bisa memberikan nilai positif yang membangun diri kita.

Catatan 2023

Ada beberapa hal yang ingin aku ceritakan disini. Sebagian sudah pernah kuceritakan diberbagai artikel yang pernah kutuliskan disini dan sebagian lainnya mungkin masih menjadi draf yang belum terselesaikan.

Beberapa hal merupakan pengalaman yang kualami sendiri, sebagian lainnya bersama keluarga dan ada juga yang dilalui bersama dengan orang-orang lain. Semuanya memiliki memori sendiri yang jika diceritakan akan memberikan kenangan.

Babymoon

Di tahun 2023 lalu alhamdulillah aku beserta suami dan anak pertamaku beberapa kali melakukan perjalanan wisata. Tujuannya ada yang di dalam negeri serta ada pula yang ke luar dari Jerman. Perjalanan tersebut memiliki kenangan karena dilakukan saat aku hamil.

Kata orang istilahnya babymoon. Perjalanan yang dilakukan saat hamil yang idealnya dilakukan bersama pasangan saja.

Tapi itukan ideal ya.. Kalau tidak bisa ideal pun tidak apa-apa yang penting perjalanan tersebut memberikan kenangan dan makna yang sama bagi yang menjalaninya. Bagiku babymoon ini tidak jadi ideal karena perjalanan dilakukan bersama anak.

Walaupun dilakukan bertiga perjalanan ini jadi pengalaman berharga sebab setelah si bayi lahir kami akan jadi berempat. Jadi, sebisa mungkin perjalanan bertiga ini kami lakukan saat aku, yang saat itu hamil, masih kuat untuk melakukan perjalanan jarak jauh. Menikmati waktu bersama-sama bertiga saja.

Alhamdulillah tujuan berlibur untuk menikmati waktu bertiga tercapai. Aku dan suamiku bahkan sukses memberikan perjalanan kejutan untuk anak sulung kami. Perjalanan singkat kami ke Paris menjadi liburan yang berkesan khususnya bagi si sulung.

Tentang Paris: Menara Eiffel, transportasi publik, restoran Indonesia di Paris.

Ulang tahun si Sulung

Menjadi catatan tersendiri di 2023 lalu bahwa kami menyelenggarakan acara ulang tahun si sulung sebanyak dua kali. Acar yang pertama diadakan di bulan Januari sedangkan yang kedua di bulan Desember.

Alhamdulillah anakku sehat dihari yang sudah kita rencanakan untuk mengundang teman-temannya. Tidak seperti tahun lalu saat ia sakit sehingga acaranya terpaksa ditunda.

Anaknya sempat sakit. Kami sekeluarga tepatnya sempat sakit COVID-19. Oleh karena itu, aku sempat khawatir apakah kami bisa tepat waktu sembuh dari penyakit tersebut dan menyelenggarakan acara yang ditunggu oleh putra pertamaku.

Tentang acara ulang tahun: Ballorig.

COVID-19

Seperti yang sudah kutuliskan di atas kami sekeluarga untuk kedua kalinya terinfeksi penyakit COVID-19. Penyakit ini menjadi penutup dari perputaran sakit yang terjadidi keluarga kami.

Darimana kami tertular penyakit tersebut sebenarnya masih menjadi tanda tanya. Bisa jadi bermula dari suami yang memang sakit tenggorokan duluan dan memiliki gejala seperti saat sakit COVID-19 di 2022. Masalahnya hasil tes yang dilakukan suamiku menunjukkan hasil negatif.

Kemungkinan lainnya adalah dari acara yang dihadiri olehku dan si sulung. Kami berdua mendapat gejala di saat yang bersamaan. Bedanya anakku langsung positif sedangkan aku baru positif selang beberapa hari.

Bagaimana dengan si bayi?

Anakku yang itu juga terkena. Kami melakukan tes antigen untuknya dan hasilnya menunjukkan garis dua. Alhamdulillah anak-anak tidak ada yang bergejala berat. Hanya aku yang proses penyembuhannya berdurasi agak lama dibandingkan anggota keluarga yang lain.

Resepsi pernikahan

Akhirnya pecah telur bisa datang ke acara pernikahan anak teman baikku di Hannover. Akad nikah sekaligus walimahan diadakan di masjid.

Hampir semua teman dekat di Hannover ini kebagian peran. Temanku menempatkan kami semua diperan yang memang nyaman untuk kami. Aku kebagian tugas menjadi pemegang Zoom untuk menyiarkan acara ini ke keluarga di Indonesia.

Aku hanya bisa terharu menyaksikan pernikahan tersebut. Walau acaranya sederhana, namun karena disiapkan dengan keikhlasan dan kesungguhan serta penuh cinta, acara pun berlangsung dengan lancar dan berkesan.

Perpisahan

Perpisahan adalah hal yang menyedihkan. Teman baikku, Echa beserta keluarga kecilnya memutuskan untuk kembali ke Indonesia.

Kebetulan suaminya Echa, Dalle, memperoleh pekerjaan yang bagus di Jakarta. Kesempatan tersebut tidak disia-siakan oleh mereka dan merupakan sebuah alasan yang cukup kuat untuk kembali berkumpul bersama keluarga besar di Indonesia.

Kepulangan mereka meskipun sudah diberitahukan beberapa bulan sebelumnya tetap saja membuat sedih. Di hari mengantarkan mereka sekeluarga sepertinya tidak ada yang tidak menitikkan air mata.

Tertawa bersama kemudian meneteskan air mata haru saat ada yang berpamitan. Ketika akhirnya melambaikan tangan terakhir sebelum mereka berempat menghilang melewati pemeriksaan, saat itu baru benar-benar terasa Echa, Dalle dan anak-anak tidak ada lagi diantara kita di Hannover.

Mudik

Pulang ke Indonesia adalah momen yang ditunggu oleh keluarga besar kami. Aku, suami beserta anak-anak sudah lebih dari lima tahun belum mudik.

Antara takut, senang, khawatir dan ceria campur aduk jadi satu. Mudik, seperti halnya perjalanan wisata lainnya, tidak selalu memberikan pengalaman yang menyenangkan. Kadang kala kita harus bersiap untuk menghadapi perbedaan budaya dan kebiasaan. Belum lagi jika rencana yang disiapkan harus bisa fleksibel berubah karena satu dan lain hal.

Satu hal yang pasti adalah perjalanan ini berkesan untuk anak pertamaku. Ia akan banyak menemukan sesuatu yang berbeda dari kehidupannya di Jerman.

Mudik yang dibarengi dengan sunatan anak pertama dan aqiqah anak kedua menjadi kesempatan bagi kami bertemu dengan keluarga besar. Bukan hanya keluarga besar tetapi juga bertemu dengan teman dan sahabatku serta suami.

Pulang ke Indonesia berarti makan enak. Lupakan diet hahaha…

Satu bulan yang kami alokasikan untuk mudik awalnya terasa lama. Tetapi ketika sudah mulai mendekati hari pulang barulah terasa bahwa satu bulan itu berlalu dengan cepat. Mudik kali ini menjadi catatan khusus di tahun 2023.

Tentang mudik: Soekarno-Hatta, MRT.

Perlombaan anak

Entah kenapa tahun 2023 ini aku termotivasi untuk mendorong anakku ikut kompetisi. Aku merasa waktunya sudah tiba bagi si mas sulung untuk merasakan situasi lomba.

Prinsipnya, tanya – motivasi – persetujuan – daftarkan – antar – semangati. Jika anaknya tidak termotivasi, tidak setuju ikut perlombaan, ya tidak apa-apa. Apabila anaknya mau ikutan lomba dukung dan motivasi sampai lomba berlangsung.

Akhirnya di 2023 lalu anakku ini ikut satu kompetisi karate dan dua event lari. Semuanya bisa dapat medali yang menjadi kenang-kenangan untuknya.

Tentang lomba anak: Medali karate.

Kelas Belajar

Seperti tahun-tahun sebelumnya di tahun 2023 aku ikut beberapa kelas belajar yang tujuannya untuk meningkatkan kapasitasku. Ketika aku bisa belajar dampaknya adalah rasa percaya diriku sebagai seorang ibu dan perempuan meningkat.

Apalagi jika hasil dari belajar ini bisa kumodifikasi supaya sesuai untuk gaya keluarga kecilku. Yang lebih memuaskan lagi adalah saat aku bisa berbagi ilmu-ilmu yang kupelajari ini untuk perempuan lainnya.

Beberapa catatan belajarku di tahun 2023 antara lain…

Bunda Produktif Ibu Profesional

Kelas yang sudah kutunggu-tunggu adalah perkuliahan Bunda Produktif yang diselenggarakan oleh Institut Ibu Profesional. Kelas lanjutan ini akhirnya berani kudaftar setelah dua kali memantapkan diri di kelas Bunda Cekatan.

Banyak yang bilang Bunda Produktif itu ritmenya cepat dan banyak kejutannya. Kelas yang mengajari pesertanya untuk berkarya dan produktif ini ada yang bilang harus tangguh dan lebih bersungguh-sungguh lagi.

Kenyataannya… ritmenya cepat dan ada kejutan. Tetapi tantangannya bukan disitu. Sebenarnya yang menantang adalah bagaimana kita dapat bekerja dalam tim. Mengerjakan apa yang menjadi porsi pribadi dan menyelaraskannya dengan kelompok sesuai passion pilihan kita di kelas Bunda Produktif.

Alhamdulillah walau tertatih-tatih karena mudik dan melahirkan aku dapat lulus dari kelas. Aku beruntung memiliki leader kelompok yang supportif dan gigih supaya proyek yang dikerjakan mencapai target yang diharapkan. Aku juga beruntung karena teman-teman di dalam kelompok tidak segan untuk saling memotivasi dan mem-back up ketika terjadi sesuatu.

Menulis

Tentang menulis aku berterima kasih kepada Kelas Literasi Ibu Profesional dan mbak Rora. Sebenarnya bukan kelas yang kuikuti. Bersama keduanya ini aku melewati 2023 dengan tantangan menulis.

Alhamdulillah aku lulus di KLIP. Sayangnya aku harus terdepak dari tantangan menulis travel blogger yang diadakan oleh mbak Rora. Terdepaknya pun menyedihkan karena waktu itu sudah masuk bulan Oktober.

Yang patut menjadi catatan di 2023 ada dua hal. Aku berhasil menerbitkan buku antologi bersama Ibu Profesional melalui kelas Persik. Lalu yang kedua, aku juga berhasil membuat skripsi sebagai syarat lulus KLIP 2023.

Dua hal lagi yang telah kulakukan dibidang kepenulisan adalah menjadi ayunda di Kampung Bakat serta magang di Ipedia website. Kedua amanah ini dapat aku selesaikan. Semoga tahun 2024 aku bisa berkarya lagi di Kampung Bakat dan Ipedia website.

Content creator

Kelas-kelas di bidang ini sengaja kuikuti untuk mendukung peranku di media sosial. Aku mengambik beberapa kelas yang diadakan oleh Ipedia dan social sense studio.

Aku berharap ilmu yang diperoleh disini bisa kumanfaatkan untuk menjalankan peranku dengan lebih baik lagi di tahun 2024. Aammiin…

Public speaking

Kelas yang menunjang up grade kemampuanku dibidang public speaking adalah kelas-kelas yang ada di Ipedia, Bunda Produktif dan Kampung Bakat.

Aku banyak belajar dari kelas-kelas tersebut dan lumayan meningkatkan kepercayaandiriku berbicara di depan publik. Semoga aku bisa lebih fokus lagi mengembangkan kemampuan untuk menunjang kesukaanku mengajar dan berbagi.


Tahun 2023 kulewati dengan baik. Aku merasa perjalananku on track. Walau ada target yang tidak tercapai karena adanya perubahan peran pokok menjadi ibu dua anak, aku merasa tetap dapat berusaha meraih beberapa tujuanku di 2024.

Semoga aku dapat menata diri lebih baik lagi. Diberikan kesanggupan untuk meningkatkan kapasitasku sebagai istri, ibu dan perempuan. Lebih dapat bermanfaat sesuai keunikan yang Allah anugerahkan untukku.

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Hallo 2024!

Salam,

-ameliasusilo-

One Comment

Silakan tinggalkan komentar anda disini..