Bunda Sayang,  Ibu Profesional

Bunsay #8: Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini

Assalamualaikum warohmatullahi wabarokatuh..

Bismillahirrohmaanirrohiim..

Cerdas finansial adalah tema yang menarik untuk dipelajari, didiskusikan dan dilatih sehari-hari bersama anak. Disini sebagai seorang ibu dan individu aku belajar bahwa cerdas finansial tidak melulu berurusan dengan uang. Ada nilai-nilai lain yang juga perlu diperhatikan dan ditanamkan ke anak sejak dini.

Cerdas finansial juga ternyata terkait dengan bahasan materi kelas Bunda Sayang lainnya yaitu yang berhubungan dengan Matematika. Tidak bisa dipungkiri bahwa ketika kita bermain dengan tema finansial kita akan melakukan hal-hal yang menjadi bidangnya Matematika.

Bahasan mengenai stimulasi Matematika logis di kelas Bunda Sayang dapat dibaca di: cerita Bunsay #6.

Berdasarkan informasi di artikel yang kubaca di Sakinah Finance, definisi kecerdasan finansial itu cukup luas. Menggambarkan kemampuan seseorang dalam menghasilkan uang dan mengelola keuangannya Seseorang yang memiliki kecerdasan di bidang akademik belum tentu memiliki kecerdasan di bidang finansial yang setara. Definisi kecerdasan finansial menurut penulis blog ladypinem.com adalah kemampuan untuk bisa memahami, membedakan dan menarik kesimpulan dari komponen keuangan yang ada. Paragraf pertama yang ada pada materi kuliah Bunda Sayang menyebutkan definisi sederhana, yaitu kemampuan seseorang untuk mendapatkan dan mengelola keuangan. Waah menarik ya?

Salah satu prinsip yang diajarkan di Ibu Profesional adalah

Rezeki itu pasti, kemuliaanlah yang harus dicari

Septi Peni Wulandani

Uang yang kita miliki merupakan bagian dari rezeki yang diberikan oleh Allah kepada kita sebagai makhluknya. Oleh karena itu menurutku hal pertama yang harus dikuatkan kepada anak adalah mengenai konsep rezeki dan ketuhanan. Selain anak dapat memahami darimana rezeki itu berasal, siapa yang mengatur rezeki kita, kemana meminta rezeki, bagaimana bertanggung jawab terhadap harta, lalu anak juga sekalian mengenal Tuhannya dan konsep bersyukur. Seru ya sekali dayung dua tiga pulau terlampaui.

Setelah memahami konsep ini tentunya akan mudah bagi orang tua untuk mengenalkan konsep bertanggung jawab dalam mencari rezeki halal dan bagaimana mengelola rezeki yang didapat. Dalam hal ini khususnya bekerja dan mengelola uang yang didapatkan.

Sebelum membahas mengenai pengelolaan keuangan, aku tertarik untuk membahas salah satu tema yang dibahas pada camilan pertama di level ini. Disana tertulis menurut National Council on Social Studies sebaiknya anak mampu untuk menghargai dan memahami peran dari pekerja yang memproduksi barang maupun pekerja yang menghasilkan jasa. Kemudian anak diharapkan mampu memahami bagaimana sistem ekonomi berjalan. Selain itu anak mampu memahami konsep ekonomi dasar yaitu produksi, distribusi dan konsumsi.

Pengelolaan uang diantaranya bagaimana menabung, cara membedakan antara kebutuhan dan keinginan, bagaimana membuat perencanaan keuangan melalui budget, membuat skala prioritas kebutuhan, mengelola keuangan secara mandiri, memiliki rasa percaya diri dengan gaya hidupnya dan mampu memilih apa yang akan dilakukan agar dapat menghasilkan uang.

Lalu bagaimana caranya mendidik atau menstimulasi kecerdasan finansial anak?

  1. Mengenalkan konsep rezeki berasal dari Allah
  2. Mengenalkan tentang sedekah
  3. Mengenalkan tentang menabung
  4. Mengenalkan tentang uang
  5. Mengenalkan atau membawa anak ke lembaga keuangan
  6. Mengenalkan antara kebutuhan dan kepentingan
  7. Mengenalkan konsep produksi, distribusi dan konsumsi secara sederhana
  8. Mengenalkan tentang barang dan jasa
  9. Mengajarkan tentang budget dan pencatatan keuangan
  10. Membuat financial planning sederhana
  11. Mengenalkan investasi
  12. Mengikutsertakan anak dalam pengambilan keputusan yang berkaitan dengan perekonomian
  13. Dan lain sebagainya..

Di Jerman anak pada usia tertentu dibolehkan untuk mengambil kerja sambilan untuk menambah uang sakunya. Hmm.. aku terpikir ketika anakku besar nanti dia boleh mencari-cari pekerjaan atau memiliki ide mau melakukan apa agar dapat memperoleh uang tambahan.

Oke.. apa yang kami lakukan pada tantangan level 8 lalu? Nantikan cerita berikutnya di aliran rasa level 8.

-ameliasusilo-

Referensi:

  1. Sakinah Finance. 2018. 5 Kecerdasan Finansial. https://michdichuns.wordpress.com/2020/06/15/bunsay-6-stimulasi-matematika-logis-anak/
  2. Kiki Pinem. 4 Dasar Kecerdasan Finansial dari Rich Dad. https://ladypinem.com/investasi/kecerdasan-finansial-rich-dad/
  3. Institut Ibu Profesional. 2019. Materi #8 Kuliah Bunda Sayang Institut Ibu Profesional Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini.
  4. Tim Fasilitator Bunda Sayang. 2019. Mendidik Anak Cerdas Finansial Sejak Dini Camilan 1 Bunsay Level 8.
  5. Tim Fasilitator Bunda Sayang. 2019. Investasi Keuangan: Pengelolaan Keuangan Masa Depan Camilan 8.2.