Keahlian

Belajar Finansial di Kelas Arah Kampus Keuangan Keluarga

Belajar finansial di kelas Arah yang diselenggarakan oleh Kampus Keuangan Keluarga bertujuan untuk memperbaiki kembali perencanaan sekaligus laporan keuangan keluarga. Kelas diselenggarakan selama satu bulan di Februari lalu.


Hai teman pembaca Michdichuns!

Selama bulan Februari lalu aku mengikuti kelas finansial yang diselenggarakan oleh Kampus Keuangan Keluarga. Kelasnya disebut dengan nama kelas Arah.

Sebelumnya aku sudah pernah mengikuti satu kelas bersama Kampus Keuangan Keluarga. Waktu itu temanya adalah tentang instrumen investasi.

Di kelas Arah aku mendapat kesempatan untuk belajar paket lengkap tentang finansial. Tentu bukan pelajaran seperti di perkuliahan ya. Di kelas ini aku memperoleh materi-materi yang dapat memudahkanku dalam merancang finansial keluarga.

Seperti apa kelasnya?

Strong Why!

Memasuki tahun 2024 aku memiliki rencana untuk memperbaiki rancangan keuangan keluarga. Mengingat harga-harga di Jerman yang meningkat, inflasi sejak pandemi COVID-19 dan perang di Ukraina, aku merasa blue print keuangan keluarga sudah tidak relevan lagi.

Sebetulnya aku sudah ingin merevisi dari tahun lalu sejak aku memasuki masa cuti panjang menuju kelahiran anak keduaku. Tetapi ternyata prioritasnya waktu itu belum bisa bergeser dari persiapan kelahiran.

Pasca kelahiran pun sudah terpecah konsentrasinya antara membersamai newborn dan persiapan mudik ke Indonesia. Sampai akhirnya tidak sadar sudah mau masuk 2024.

Pencatatan pemasukan dan pengeluaran yang tidak rutin dan pengeluaran besar karena punya bayi dan mudik, menjadi alarm untuk memperbaiki perencanaan dan laporan keuangan kami. Apalagi di tahun 2024 ini kami memiliki prioritas yang juga membutuhkan perencanaan yang tepat.

Kalau sekedar merubah anggaran saja, aku bisa. Tapi aku tahu ini sudah tidak bisa lagi seperti itu. Dengan kondisi saat ini keluarga kami butuh perencanaan yang lebih presisi.

Tetapi ketika aku mulai duduk dan ingin melakukan hal tersebut, aku mulai bingung. Mulai dari mana?

Iklan kelas Arah di akun Instagram Kampus Keuangan Keluarga

Kebetulan aku melihat di Instagram seorang teman di Malaysia yang mengiklankan tentang kelas belajar finansial, yang disebut kelas Arah, selama satu bulan. Mbak Dian, nama temanku itu, bersama kakaknya memiliki komunitas belajar finansial yang bernama Kampus Keuangan Keluarga.

Aku tertarik!

Jarang ada kelas belajar finansial selama satu bulan. Aku segera mendaftar ke mbak Dian.

Belajar Finansial di Kelas Arah

Jadi selama satu bulan pembelajaran akan dibagi menjadi tiga fase. Fase pertama aku merasa strong why belajar di kelas Arah ini sesuai. Aku diajak memahami mengapa pencatatan keuangan itu penting.

Bukan hanya itu, aku juga dilatih untuk melakukan pencatatan keuangan setiap hari. Melatih habit baru. Pokoknya catat.. catat.. dan catat apa yang diperoleh dan apa yang dikeluarkan.

Dasar-dasar tentang perencanaan keuangan didapatkan di fase pertama ini. Di atas hari kelima aku semakin sadar bahwa rancangan keuangan keluargaku memang benar perlu dirombak.

Di fase kedua, aku beserta tiga peserta lainnya diajak untuk mempelajari instrumen investasi. Dari kenalan dari berbagai instrumen tersebut akan menyebabkan kemudahan dalam pemilihan instrumen yang sesuai untuk tujuan keuangan keluarga.

Mulai pening kepala hahaha.. Sepertinya harus duduk bersama suami lagi sebelum merombak total rancangan keuangan keluarga kami.

Di fase terakhir bukannya semakin cooling down, aku malah merasa makin gerah hihihi.. Peserta kelas diajak mbak Kiky belajar tentang dana pensiun dan portofolio keuangan keluarga.

Aku jadi sadar bahwa makin banyak yang perlu dipikirkan dan dipertimbangkan apalagi kami juga tinggal di luar negeri. Saran dari mbak Kiky, aku dan suami sebaiknya tahu sistem terkait finansial di Jerman supaya dapat melakukan kalkulasi dengan lebih baik lagi.

Kalkulator Keuangan

Yang paling kusukai dari kelas ini selain pemberian materi yang bertahap adalah adanya tabel kalkulator keuangan. Tabel ini sudah dilengkapi dengan rumus-rumus sehingga penggunanya tinggal memasukkan angka-angka saja.

Praktis dan mudah digunakan!

Dengan tabel-tabel kalkulator ini aku bisa berdiskusi dengan mbak Kiky secara privat. Di meeting one on one ini kami ngobrol berdasarkan data yang ada di tabel. Di sini boleh tanya, curhat, minta saran, apa saja untuk kebutuhan perencanaan keuangan keluarga peserta.

Setelah kelas selesai tabel kalkulator tetap boleh digunakan untuk kepentingan pribadi. Totalnya ada tiga buah tabel yang diberikan kepada peserta.


Dengan modal 299.000 Rupiah aku bisa belajar tentang pengaturan keuangan keluarga tanpa merasa overwhelmed dan mendapat apa yang kuharapkan.

Jumlah peserta yang dibatasi juga menyebabkan suasana whatsapp grup nyaman. Aku suka bingung dan kehilangan jejak kalau grupnya ramai dan sangat aktif hihihi..

Materi yang diberikan sedikit demi sedikit membuatku mudah mencernanya. Tabel kalkulator yang penggunaannya tidak rumit menghindarkan aku dari kemalasan menggunakan tabel.

Kelas dibawakan dengan santai oleh mbak Kiky. Belajar keuangan yang memusingkan jadi terasa menyenangkan karena suasana belajarnya fun dan happy.

Thank you, kelas Arah!

Terima kasih mbak Kiky dan mbak Dian!

Semoga aku segera bisa menyelesaikan rancangan keluarga yang terbaru. Harapannya habit baru pencatatan keuangan dan rutinitas investasi bisa segera konsisten.

Salam,

-ameliasusilo-

Silakan tinggalkan komentar anda disini..